Archive for April, 2008

untuk 2005……

Saturday, April 26th, 2008

"Jangan lupa besok ikut rapat SC"………..KAta  ketua yang  merupakan temenku juga,patner saat jadi oc dulu…Ya kami akan menjalani ritual tahunan untuk menyambut mahasisawa baru,nama kegiatannya FSMM(Forum Silaturahmi Mahasiswa Muslim) beberapa bulan mendatang…yang mana pertemuan antara mahasiswa baru dan para senior2nya…

Jadi ingat rapat panas beberapa tahun lalu saat kami angkatan 2005 menjadi oc,dimana kami meminta ikut serta dalam mendesain acara..Kita bersama tidak rela bila acara garing plus kurang islami seperti yang kita alami saat jadi mahasiswa baru..

debat pendapat antara sc dan oc yang tidak mengenakan salah satu pendebat  terpanas adalah saya(he..he) beserta 2 teman seperjuangan sesama jenis yang mewakili group cewek angkatan 2005 ditambah  sang ketua yang saat ini terpilih lagi menjadi ketua saat sc…

Dan rupanya kisah klasik lalu,terulang lagi saat kita(angkatan 2005) menjadi sc….ketika junior kita meminta hal yang sama mengambil peran seperti kita dulu……kita harus adil TEMAN….jangan hanya karena senioritas hingga kita merasa paling benar.Hanya pendapat kita yang kita pakai….ingat bagaimana kita dulu,saat kita jadi sc kini kita harus bersikap adil pada oc,seperti yang kita inginkan saat kita jadi oc dulu

untuk para pengurus inti sc semangat ya,give the best….dan untuk ketua yang konsisten donk…kalo ente yang ngajak rapat ente harus datang duluan donk,tepati kata-kata ente agar ente dihormati anak buah ente….

Ingat kita dulu bagaimana………..jadi intinya bersikap adilah,jangan terlalu mengagung agungkan kesenioritasan kita

JADILAH ORANG BAIK UNTUK DAPAT YANG BAIK PULA

Saturday, April 26th, 2008

JADILAH ORANG BAIK UNTUK DAPAT  YANG BAIK

PULA

Berawal dari percakapan di warung Pak imam,seorang imam masjid di daerah dekat kosku jadi tercetuslah ide menulis tentang ini,….diawali pertanyaan seorang teman yang kebetulan berjenis kelamin pria yang kebetulan saat itu juga sedang makan di warung yang sama  dengan kami para wanita…,.”bagaimana pendapapat kalian(para wanita termasuk saya juga  sich)jika dilamar tanpa pacaran??”…..ternyata respon temen-temen aq yang sama ceweknya denganku,banyak yang kurang setuju dengan alasan yang belum terlalu kenal………..Aq jadi berfikir,emang apa pacaran menjamin mengenal orang secara 100%,bukankah manusia adalah makhluk misteri?bukankah yang lebih bisa mengenal seseorang itu dirinya adalah dirinya sendiri dan Tuhannya??…………So???taaruf saja secukupnya,tapi jangan taaruf sana sini akhirnya gak sama semua(cape’ deh),tentukan criteria visi dan misi(ini sebagai standart)Karena hidup butuh  teman berjuang,Kenali dia dari sahabat karibnya dan aktivitasnya(orang itu gak jauh beda dengan teman dekatnya….teman itu bagai minyak wangi atau pande besi) dan jangan lupa yang terpenting tanyakan pada ALLOH seberapa baikah dia untuk dunia akheratmu kelak?????Iman yang membuat hidup kita tenang

Jodoh itu misteri illahi,Boleh kita beruasaha tapi usaha itu harus sesuai dengan tuntunan agama.Yang terpenting berusaha memperbaiki diri jadi lebih baik dan bersikap yang terbaik untuk mendapatkan seorang yang baik pula…..Bila kita mengharapkan  seorang seperti sesoleh ali sudahkah kita sesholehah

Fatima

?Bila kita mengharapkan seorang seindah pribadi rasullullah sudahkah kita seindah pribadi khadijah??????

Usaha itu kembali lagi pada diri kita dan cara kita…………Bila kita ingin mendapat seorang yang sholeh,smart,baik,lembut ,sabar,pengertian kitapun harus bersikap sama menjadikan diri kita jangan gampang pemarah supaya pendamping hidup kita kelak juga bukan seorang pemarah,berusaha mensholehatkan diri supaya mendapat orang sholeh,etlah yang baik-baik supaya dapat yang baik pula.

Seorang yang baik belum tentu sholeh tapi seorang yang sholeh sudah pasti baik,karena kesholehan meminta lebih bukan hanya ritual ataupun pakean yang melekat di badan,tapi semua tindakannya karena ALLOH dan selalu merasa pengawasan ALLOH sehingga tiada celah di hatinya untuk macam-macam……

Pertanyaan dilanjutkan lagi oleh teman saya tersebut,”Bagaimana kalo kita sudah baik ternyata dapat orang yang kurang baik?”………serempak teman-temen aq yang gak setuju dilamar tanpa pacaran  bilang musibah donk………..itu ujian ,siapa tahu itu jalannya bertaubat jawab penanya  sendiri(dah tahu jawabannya ngapain juga Tanya………..teman oh teman kataku dalam hati).

Gak penting dengan siapa ato kapankah kita menikah yang jelas persiapkan diri menjadi istri yang baik dan ibu yang baik bagi anak-anakmu kelak begitu pula untuk pria siapkan diri jadi seorang calon pemimpin keluarga yakni jadilah suami yang baik  dan ayah yang baik bagi anakmu kelak

syahadat seorang pria

Wednesday, April 2nd, 2008

kisah ini kubaca dari sebuah  di majalah ….singkat,ringkas namun dalam.Seorang suami bercerita di artikel tersebut….Bahwa ia telah menikah dengan istrinya selama sepuluh tahun,di tahun yang kesepuluh itulah istrinya akhirnya bisa mengandung…Betapa bahagia hati calon bapak ini,namun ia harus menerima kenyataan pahit bahwa istrinya memiliki indikasi medis untuk aborsi,ditambah lagi pengangkatan rahim untuk menyelamatkan nyawa istrinya………Pupus sudah harapanya untuk memiliki seorang permata hati dari darah dagingnya sendiri…"Memang menurut agama poligami diizinkan,tapi bagaimana dengan perasaan istri saya yang sudah sepuluh tahun menemani saya?,"ungkap pria tersebut.Inilah mungkin syahadat saya teruji,Mengagukan dan mengesakan ALLOH termasuk menjaga makhluk ciptaan ALLOH yang dititipkan pada saya(istrinya..red)