Titian kasih
Suatu kenangan,oleh oleh tak terlupakan.1 maret 2008,di suatu panti asuhan yang mana di situ dulu saya pernah mengajar.Tapi kali ini saya bukan mengajar melainkan melakukan sirkumsisi pada salah seorang anak panti.
Seorang anak kecil,masih madrasah ibtidaiyah,kalo melihatnya pertama sih tiada istimewa.Tunggu saya lanjutkan cerita saya dulu….Sebagai pemula dalam hal bedah minor ditambah lagi jam terbang masih rendah,saya dan partner saya masih lamban dalam bertugas.hiks(harap maklum)masih perlu banyak belajar.Jadi dengan anastesi local yang mempunyai waktu kerja tertentu,saya dan patner yang sama-sama jam terbang rendah harus berpacu dengan waktu.Eh betul karena masih tremor,gugup dan lain sebagainya saat pertengahan masih belum selesai,pasien kecil ini mengaduh kesakitan(jadi malu,aye emang ndak professional nich).Namun yang mengharuhkan.Tiba-tiba ia berhenti mengaduh,sesaat mendengar ada anak yang menangis kencang.Kan sunatan masal jadi ditumplek di satu tempat yang tidak begitu besar sich.Dia bertanya,Itu adek sayakah yang sedang menjerit?(Ya ALLOH saya jadi terharu,di tengah kesakitannya,masih sempat dia memikirkan kesakitan adeknya yang usianya tidak begitu jauh…padahal masih kecil)
Dia terlihat lebih khawatir dengan adeknya dibandingkan rasa sakit yang dideranya.Saya dan patner sama-sama cewek jadi sempat mengharu biru sesaat.Untuk mengalihkan perhatiannya kami bertanya hal-hal lain,tentang ibunya….ternyata tragis,ibunya hanya memasukan mereka berdua ke panti…..Dan kini tak pernah menjenguk mereka dan hilang tanpa diketahui rimbanya………….
Ya Alloh,banyak sekali anak-anak
malang yang terlantar kurang materi,tanpa cinta dan kasih sayang………..Saya harusnya lebih banyak bersyukur,Jadikan hamba menjadi hamba yang penuh syukur dengan membagikan nikmat yang telah Engkau beri dengan berbagai bentuk.Sebagai ungkapan syukur padaMU
Ya ALLOh kuatkanlah mereka,Lindungilah mereka,Berikan ganti yang lebih baik dari apa yang sedang mereka alami sekarang.