kesejatian
kesejatian
Bila Reza menembangkan lagu keabadian,dengan lirik
Mungkinkah kau mencintaiku selama-lamanya hingga maut memisahkan…
Tapi untuk saya kuganti
Mungkinkah kau menjadi sahabatku tuk selama-lamanya yang takkan pernah terpisahkan
Kini ingin kutuliskan suatu memori yang pernah menjadi kisah dalam perjalanan hidupku.yang telah menjadi kenangan yang ingin kubagikan…..Suatu kisah tentang kesejatian persahabatan….Keanggunan suatu persahabatan,suci dan tulus meskipun ada riak dan gelombang waktu takkan pernah bisa pupuskan.Kesalapahaman bukan tak pernah mewarnai,namun kala terjadi instropeksi dan ketika terurai benang ruwet salah paham semakin mengekalkan arti persahabatan
Singkat cerita,dan tak pernah disangka bahawa ialah yang menjadi sahabatku,Seorang teman belum tentu sahabat tapi seorang sahabat pasti merupakan teman yang sulit dicari tak gampang ditemui,dan pasti ada ujian sebelum akhirnya jadi sahabat.Dia bukan juga teman yang sempurna tapi pengertiannya,kesabarannya,etclah.Sungguh sahabat takkan pernah menikamu wlaupun pedas kata-katanya namun liatlah lubuk jiwanya.Dunia banyak yang palsu,bibir manis berbicara,pujian selangit.Namun lain di bibir lain di hati,kalo temui yang seperti ini ya sudah delete saja.
Namanya zaenab,anak seorang pengurus pesantren di pinggiran kota malang.Aduh gak disangka deh ternyata give big influence for me,Padahal dulunya(siapa sich nich cewek,……bla-bla-bla)…Sejalan dengan waktu,Tak kusadari ternyata banyak hal yang sama tapi banyak banget dan ekstrim juga bedanya sich,bat no problemo.Aku yang berapi-api..ya begitu dech hiperaktif lagi vs zaenab yang kalem,melankolis lagi.Aku yang egonya tinggi dia yang mengalah kalo aq lagi meledak justru buat aq salut pool(tx ya friend)aq jadi mualu……Intinya begitu dech….Hingga suatu ketika,ceritanya aku sangat semangat 45 persuasif(akukan kata temenku hiperaktif jadi maklumlah,kalo punya tekad akan segala upaya dicoba) ngajak dia,apalagi dia sahabatku,proyek baguslah …….tak disangka apa jawabannya: Dian aku lebih baik kehilangan kamu sebagai sahabatku daripada aku gak nurut ortuku(aduh bagai samber geledek mendengarnya)…aduh sebenarnya ini salah faham.Caraku menyampaikan mungkin ditangkap lain olehnya.Gaswat…gaswat,aku orangnya sebetulnya ekspresif tapi sulit memulai bicara….jadi ya udah,.selesai.Biar kusimpan rasa kecewa biarlah….biarlah hiks.
Di lain waktu……Satu kata-kata yang tak pernah kulupa,yang kudapat darimu wahai sahabatku…saat aku terjatuh,down begitu..Saat kauucapkan akulah sahabatmu,akulah selama ini yang kau kagumi(aku gak nyangka loh)suer samber geledek dech…..Aku terpatung plus tersipu,sebab selama bersahabat jarang sekali kata pujian yang ada kritikan tapi itu yang membangun.Dan saat itu aku binggung mau ngomong apa.Lagi-lagi no komen,aq emang sulit sich ngomong hal-hal seperti itu.he…he ya begitulah .Ke cewek aja aku bingung apalagi ke co ya…………………….?
Ada yang ingin kukatakan…….Ukhti Zaenab,sungguh sebenarnya aku lebih mengagumimu……….Semoga ALLOH mengekalkan jalinan persahabatan atas keridhoannya dalam nama ukhuwah islamiyah ini.Semoga Tak hanya di dunia ini kita dipertemukan begitu kuharapkan kelak di akherat ..AMIN
Jadi teringat kisah sang anak raja mencari sahabat sejati
Dikisahkan ada seorang pangeran kecil ingin mencari teman seperti yang dianjurkan oleh gurunya,Saat dia berteman dengan anak para bangsawan ternyata mereka hanya terlihat baik di depan sang pangeran,banyak kisah ia tempuh tuk mencari teman sejati.Hingga suatu ketika ia bertemu dengan anak desa,yang ditemuinya ketika di hutan.Sang anak desa ini tak tahu bahwa teman barunya adalah sang pangeran calon penerus tahta kerajaan.Hingga suatu ketika sang pangeran ingin mengujinya.Saat diajak bermain ke istana terkejutlah sang anak desa ini,dia tak mengira bahwa temanya adalah seorang pangeran.Agak canggunglah ia.Diajaklah ia bermain-main hingga waktu makan tiba,sengaja diperlama dan menunggu melihat temannya terlihat lapar baru hidangan disediakan.Dihidangkanlah 3 butir telur.Dimakanlah telur tersebut oleh pangeran dan anak desa temannya tsb.Sehingga tersisa satu telur,tak disangka Dibelahnya itu telur dan separuh untuk pangeran dan separuh untuknya,padahal kalo teman-teman pangeran yang anak bangsawan,sisa satu telur tersebut akan dimakannya sendiri.Dan bahagialah sang pangeran telah menemukan sahabat sejati.Akhir kisah,mereka selalu bersama.dan sewaktu pangeran diangkat jadi raja ia jadikan sang sahabat menjadi patihnya,orang yang menjadi kepercayaanya..Dan memerintahlah mereka dengan adil bijaksana.Sehingga kerajaan tersebut makmur sentausa.
Satu kisah juga ketika terjadi peperangan di zaman sahabat atau rasul ya aku lupa.Ditemukan tiga orang yang sedang terluka,mereka sedang dalam kehausan dan kelelahan yang sangat.Saat akan diberikan air pada orang yang pertama,ia mengatakan berikanlah pada temanku di sebelah sana ia lebih membutuhkan,begitu ketika ke orang kedua,iapun lebih mendahulukan temannya yang ketiga,hingga saat yang ketiga ditemui ternyata ia telah hembuskan nafas terakhir,dan saat kembali ke orang ke dua dan pertama merekapun telah pergi menemui Robbnya
Satu hal pelajaran yang diambil,suatu keindahan persaudaraan/persahabatan ketika saling mengutamakan sahabat/saudaranya.Ada suatu hadis yang sangat indah”Tidaklah beriman seorang Muslim sebelum ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri”
Betapa indah toh ukhuwah dalam islam itu ya?????