KEKUATAN ITU DISEBUT HUSNUDZON

KEKUATAN ITU DISEBUT HUSNUDZON

Husnudzon ato prasangka baik merupakan suatu power tersendiri dalam kehidupan.Selalu berbaik sangka dalam kedaan apapun.Baik susah maupun senang merupakan kekuatan yang tak ternilai harganya.Hanya orang orang yang memang bersungguh sungguh menyerahkan hidupnya pada Tuhan yang bisa mengenakannya sebagai pakain kehidupannya.Perasangka baik di kalah susah,adalah mengambil hikmah dan beranggapan mungkin itu ujian dari Tuhan untuk membuatnya semakin kuat,Dikala susah berganti senang dalam benaknya ya mungkin ini cara Tuhan untuk menjadikanku selalu bersyukur dan selalu ingat padaNYA.Jadi gak ada tuch istilah pesimis,frustasi dan takabur dalam kehidupan orang yang menjadikan husnudzon sebagai pakaiannya.

Ada

sebuah kisah tentang urgennya prasangka baik itu

Dikisahkan ada seorang ayah memiliki dua orang putri .Mereka berdua sebaya tapi sikap mereka threaded segala sesuatu berbeda.

Kakaknya selalu curiga terhadap segala sesuatu alias su’udzon.Sedangkan adiknya selalu berhusnudzon dalam menghadapi segala sesuatu.

Di suatu hari,ayah mereka ingin memberi kedua putrinya hadiah.Ayah tahu bahwa sang kakak sangat menyukai perhiasan,sementara sang adik sangat menyukai kuda.

Sang ayah membelikan kalung yang sangat mahal dan indah untuk sang kakak.Sedangkan untuk sang adik sang ayah ingin menguji,ia hanya memberi satu kotak tahi kuda.

Apa yang terjadi?

Ketika si kakak diberi kalung indah tsb,sama sekali tidak ada senyum di pipinya,bahkan keningnya mengernyit.

Jangan-jangan ini kalung imitasi,atau…..sepertinya kalung ini sudah dicoba oleh ribuan leher,ahh…kado yang menyebalkan,seharusnya aku sendiri yang membelinya agar aku yakin,”gerutu si kakak

Sang ayah terkejut sekali dengan reaksi ini.Tidak ada ucapan terima kasih.Tidak ada pancaran kegembiraan,yang ada hanyalah tampang asam dan kecut.

Tapi,sang ayah lebih terkejut ketika melihat reaksi si adik begitu membuka kotak hadiahnya yang berisi satu kotak tahi kuda!sang adik tiba-tiba berteriak luar biasa kencang dan girangnya.Ia sangat histeris sampai menghamburkan tahi kuda itu dengan kedua belah tangannya.

Ayaah….Ayah….terimakasih….ayah sembunyikan dimana kudanya?Ayolah katakana padaku…..ayah sembunyikan dimana kuda untukku?”

Sang ayah geleng-geleng kepala sambil tersenyum lebar,betapa bahagianya ia melihat putrid bungsunya itu bergembira hanya dengan sebuah kado sekotak tahi kuda,bahkan mengira sang ayah telah menyembunyikan kado yang sesungguhnya yaitu seekor kuda.

Demi memenuhi prasangka baik putrinya dan melihat kebahagiaan di wajah putrinya itu,sang ayahpun memberikan seekor kuda.

NB: Kita gak pernah tahu akan dapat lebih dari yang kita perasangkakan ,jadi tetap peliharalah prasangka baik terhadap Tuhan

Leave a Reply