ketika belajar membuka hati
Yups tulisan di blog ini pelajaran yang saya ambil dari kisah saya sendiri.Beberapa kali saya menjadi konsultan bagi teman saya tentang topik yang saya tulis,tapi kali ini saya diuji dengan apa yang telah saya ucapkan.Hiks berat juga ya…..but,lets ambil ibrahnya
*JAGA HATI….JAGA UKHUWAH,menjaganya tetap bening tanpa prasangka pada saudara kita,dan rela membuka pintu maaf baginya………*
Yup memaafkan seseorang,yang ribuan kali membuat trauma pada hepatika,sembuatnya mengalami predisposisi…padahal ialah yang selama beberapa tahun jadi teman yang dipercaya,yang disayang,kok tega-teganya ………………………………..(just me and many friend know)
Ya sempat bibir ini kelu,mata ini nanar,hati ini teriris,mendengar suaranya pun rasanya tak mau.Bila bertemu pun berpaling.Maunya menghindar terus.Hingga terbersit hapuslah aku dan anggaplah kita tak pernah saling mengenal.Lupakana ku dan akupun akan melupakanmu(kata temanqu,sadis bo’)
Aku bilang ke temenqu,aku baru pertama seperti ini,ini refleks yang tak aku sadari entah ini fisiologis ato patologis ya?????jujur hati ini tak mampu membenci bahkan ingin sesegera mungkin melupakan tusukan terdalam yang diperbuatnya.Tapi fatalnya jadi mau melupakan orangnya juga.he….he
Kuingat kembali sirah rasul,yang tetap menolong pengemis yahudi yang buta dan lumpuh.Yang sering mencaci makinya,memfitnahnya etclah(betapa mulianya dirimu ya rasul).Beliau tetap memberi makan dengan cara yang paling baik,walaupun saat memberi makan pengemis tsb Beliau dicaci maki oleh pengemis tsb(pengemis tsb tak tahu bahwa yang selama ini menolongnya ialah rasul karena pengemis tsb buta)
Begitu pula ketika beliau tetap mau menjenguk wanita tua yang sangat membencinya.ketika wanita tersebut sakit.Padahal ia sering dilempari kotoran saat melewati jalan depan rumah wanita tsb
Teringat kembali ajaran agama saya,Bahwa setiap muslim itu bersaudara…….Di lain sisi juga tidak boleh marah pada saudara kita lebih dari 3 hari….
Ada juga nasehat dari seorang teman,jangan dihindari tapi hadapilah,seorang teman adalah yang mau menerima kekurangannya dan memaafkan kesalahan temannya tsb(tx ya friend atas nasehatnya).Aq pikir Lagian kalo mo menghindar juga mo sampai kapan?????however diakan manusia…..tak lepas dari khilaf dan salah..
Yup saat inilah saat saya pratekan teori yang pernah saya berikan pada teman yang berkonsultasi pada saya.BElajar tuk membuka hati,…memberi maaf walaupun tanpa ucap….Beraksi bukan hanya sebatas kata
Mungkin saya juga harus banyak instropeksi diri…mungkin ada hal yang lain yang tak berkenan di hadapan Tuhan,dan mungkin ini juga sebagai kafarat atas dosa** yang saya perbuat