Archive for September, 2007

Pelajaran dari ibu2 muda

Friday, September 28th, 2007

Bagaimana ya saya harus mulai.Yang jelas saya tertarik banget dengan para ibu muda ini.Wawancara dari face to face sampai berkelompok sering saya lakukan.Kok berani ya?kok gentle ya?Di usia yang relatif muda kok mau ambil tanggung jawab sebagai seorang istri dari seorang seorang suami.Menikah dalam ikatan suci bukan MBA.Masih kuliah lagi.Di medical facuty lagi yang sudah rahasia umum sibuknya ndak ketulungan.Terus terang saya salut ,sebab banyak orang yang menyukai status yang tak terarah,hubungan yang tak tahu sampai dimana juntrungnya.

Suatu pelajaran yang saya petik dari mereka.Kalo sudah berani bermain cinta berarti harus berani menjadi dewasa.Dan kedewasaan itu meminta tanggung jawab.Sehingga akan timbul namanya responsibility relationship

Yang aku lihat dari mereka,jalan pikirannya lebih dewasa,dan rata-rata bukanlah orang yang individualis,perhatian,Lebih hemat ndak kayak para gadis-gadis(suka boros..hik..hik).Dan sikapnya lebih terjaga.

ya….ya saya harus banyak belajar

dan kelakpun saya harus memutuskan

tuk menjadi  benar-benar dewasa

dan mengambil lanngkah-langkah  sebagai seorang yang dewasa

wahai diriku yang berbusana muslimah ada suatu kisah untukmu

Tuesday, September 18th, 2007

Era 80’an, jilbaber sempat jadi ‘alien’ alias makhluk asing di belantara negeri bernama Indonesia. Apalagi  pemerintah orde baru yang memang phobia sama Islam, begitu takutnya sama jilbab dan segala hal yang mengusung semangat pembaruan, apalagi semangat Islam. Jilbab kala itu, adalah produk ideologis dan symbol kelompok yang diberi label fundamentalis oleh pemerintah. Maka tak heran, jilbaber kala itu kudu siap diteror, baik oleh guru, atasan, bahkan oleh keluarga sendiri. Tidak jarang yang didepak dari sekolah, di-DO dari fakultas, dipecat dari pekerjaannya, dicoret dari catatan silsilah keluarga. 
Begitu takutnya sama jilbab, sampai-sampai apa pun yang buruk selalu dikaitkan dengan jilbab, seperti kasus jilbab beracun, yang beritanya nyaingin kasus gas beracun, biscuit beracun, sampe bisikan beracun.
Tetapi, ruh jilbab dan pemakainya sungguh besar. Jangankan nonton konser sambil  jingkrak-jingkrakan, boro-boro mikirin pacaran, mempertahankan eksistensi jilbabnya, meneguhkan akidah dan keyakinan, itu pun sudah menguras banyak energi.

Tekanan demi tekanan melahirkan perlawanan. Hingga keluarlah SK No. 100/C/KEP/D/1992. Alhamdulillah, jilbaber pun mendapatkan oase dan angin segar. 

Kini, jilbab tak lagi eksklusif, yang warna dan modelnya cuma satu, gamis dan jilbab lebar warna gelap.
Jilbab kian hari kian berkibar, ada yang berkibar di ketinggian, ada yang cuma setengah tiang

(maksudnyah?? ), dan ada yang ga bisa berkibar (ya iyalah, wong kainnya dililit ketat di leher ).
Jilbab pun tak hanya menjadi gaya berpakaian anak pesantren, tapi sudah jadi trend di semua kalangan, pelajar, mahasiswa, ibu-ibu rumah tangga, artis, sampai ibu-ibu pejabat.
Jilbab pun naik pangkat bertingkat-tingkat, sampai etalase butik mengkilat (kata si Nida).
Model dan gayanya tentu makin memikat, makin ceria, makin berwarna.

Alhamdulillah, bersyukurlah muslimah yang hidup di Indonesia, sebab bisa mengenakan jilbab kapan pun, di mana pun. Bahkan di panggung perhelatan dunia entertain pun ada jilbab (jilbab atau kerudung yah?). Kalo ga percaya, coba aja lihat bintang KDI2, pake jilbab (baca:kerudung) bukan?

Semoga, keindahan pakaian muslimah masa kini, selaras dengan keindahan pikiran, hati, harga diri, dan tanggung jawab. Dan kita pun bangga pada sosok-sosok muslimah berjilbab yang tetap teguh menyelaraskan jilbabnya sebagai tampilan luar dengan pribadinya. Dan tentu tak melepaskan kekaguman kita pada sosok-sosok perancang busana yang tetap merancang baju sesuai syariat, meski arus jilbab ‘modis’ dan ‘trendi’ begitu deras.

Dan akhirnya kita pun bahagia melihat sosok-sosok jilbaber yang ‘melangit’ dengan segenap prestasi, segudang apresiasi, kecendekiaan, dan tentu, ga gaptek men! tetapi tetap mampu menjaga kesholihahan dirinya dengan pesona jilbab lebar dan kecantikan pribadinya. Menjadi bintang sebenar2 bintang. Mungkin kamu, saudara perempuanmu, istrimu, atau tetanggamu adalah salah satu bintang itu?

So… mari belajar menjadi bintang di hadapan Allah, menyeimbangkan jilbab dengan tuntunan-Nya.

Meneguhkan kembali makna jilbab setelah Ramadhan ini hingga… unlimited deh! (ini mah pesan si Nida). Tapi, sayah juga mau ikuuutt….!

Hayu atuh, berkibarlah bendera negeriku… Eh! Berkibar jilbabku! Teeeeroret! Di setiap waktu! Teeeeroret! Xixixixi… itu mah lagu kasidahan yah!
Ah, pokoknya mah ‘berkibar’lah jilbabku! Pssstt! Hati-hati, anginnya kenceng!

Mudah-mudahan setelah berjilbab akhlaknya pun menjadi berubah total, sebab bagaimana kita tidak prihatin melihat orang berjilbab
1. pacaran, pakai gandengan tangan dan peluk-pelukan
2. lebih dari itu coba saja lihat dimall atau ditempat wisata
3. boncengan motor dengan menyandarkan dadanya kepada cowoknya
4. pakaiannya ketat, jilbab cuma sekedar pake tutup kepala
5. jilbab cuma dipake saat ada pengajian
6. nyonyah pejabat pakai jilbab tetapi menongolkan rambutnya yang disasak itu
7. yang pakai jilbab suka cengengesan, jingkrak

8. pakai jilbab demontrasi, dukung partai dll

yang semuanya itu bukan akhlak Islam..

renungan buat aq dari sebuah website

Tuesday, September 18th, 2007

ANE LAGI FUTUR

ANE LAGI FUTUR

Terbukti sholat tidak lagi berkesan

Hanya sekedar gugur kewajiban

Tilawah sudah tidak memenuhi target

Paling banter hanya sa kebet

ANE LAGI FUTUR

Sholat malam sering dtinggal

Membuat diri lupa sama ajal

Sedikit sekali berdzikir

Banyak ngayal ogah mikir

ANE LAGI FUTUR

Jarang baca buku-buku islam

Pemahamannya pun jadi tidak mendalam

Belajar kalau lagi ujian

Bikin IP cuma pas-pasan

ANE LAGI FUTUR

Males-malesan muhasabah

Lebih seneng untuk berghibah

Diri sih ngakunya IKHWAH

Tapi sedikit sekali berdakwah

ANE LAGI FUTUR

Jarang-jarang bertafakur

Membuat diri tak pandai bersyukur

Batas-batas pergaulan mulai kendur

Membuat diri makin lebur

ANE LAGI FUTUR

Banyak ngomong sedikit kerja

Sudah sok tahu senengnya di puja

sok perhatian dan menasehati

Padahal jarang intropeksi diri

YAH… MEMANG ANE LAGI FUTUR

TAPI… MENGAPA TAK ADA IKHWAH YANG MENEGUR

KENAPA UKHUWAH SUDAH MULAI KENDUR

KENAPA DIANTARA KITA TIDAK LAGI JUJUR

KENAPA DIANTARA KITA HANYA PANDAI BERTUTUR

YAA…ROBB BERILAH HAMBA-MU PELIPUR

AGAR DIRI TIDAK LAGI FUTUR

YAA… ROBB PADA-MU SEGALANYA KUKEMBALIKAN

AGAR DIRI PEROLEH KESABARAN

YAA… ROBB BERILAH HAMBA-MU TUNTUNAN

AGAR KEMBALI KEJALAN KEMULIAAN…….

AMIIIIN!!!!!!!

surat kepadamu robbi

Tuesday, September 18th, 2007

SURAT KEPADAMU ROBBI

Alloh Robb,usiaku semakinn bertambah namun tak pernah kusadari bahwa pertemuan denganmu semakin dekat,hati ini saemakin lalai

Alloh,bila boleh kupinta

Jadikan hatiku sebaning telaga surga tanpa noda ria&prasangka buruk walau secercah & memiliki produk yang ikhlas

Jadikan pandanganku pandangan penuh kasih

Jadikan tanganku tangan yang suka memberi

Jadikan mulutku penuh penjagaan &kehati-hatian dalam berkata,jauhkan dari kata-kata yang membuatmu murka

Jadikan telingaku,telinga yang selalu siap mendengar nasehat&kritikan,jauhkan dari mendengar keburukan orang

Jadikan kakiku melangkah ke ladang amal

Jadikan aku orang yang bisa mengambil hikmah dari setiap peristiwa

Dan menjadikannya pelajaran sehinnga aku menjadi ulil albab yang didekatkan padamu

Jadikan hidupku penuh arti & ilmu

Jadikan hidupku bermanfaat bagi umat

Jadikan hidupku sebagai pengabdian kepadamu

Jadikan diriku penuh rasa malu bila jadi beban,khianat

Jadikan aku seorang yang amanat

Jangan izinkan aku menjadi beban

Iringi hidupku dengan taburan kejujuran

Dan bersimbah peluh keringat untuk meraihi ridhomu

Dan akhirilah hidupku dengan jalan syahid di jalanmu

Begitu pula anak keturunanku

Beserta keluargaku

Dan pertemukan kami di janahmu

Ya Alloh sebelum izrail datang padaku

Izinkan aku berbakti kepada ibu bapaku

Keluargaku

Masyarakatku

Bangsaku,dalam ridhomu.HIDUP MULIA DALAM AGAMAMU

Jadikan aku buah tutur kata yang baik bagi orang sesudahku

JANGAN SAMPAI HIDUPKU MEMBUAT SUSAH ORANG SEKITARKU

JADIKAN HARI-HARIKU SELALU DALAM MUNAJAT,DZIKIR,TAUBAT&MANFAAT

Ya Alloh bila Abbdul alim Abdullah Shabaz

Ya Alloh bila dr.More

Ya Alloh bila Dr Ahmad khan

Kaujizinkan mencintaimu dalam bimbingan ilmu darimu

Jadikanlah aku salah satu anggota kafilah dari mereka

YA Alloh bila seorang kafir mengenalmu nlewat ilmu

Maka berikan kesempatan itu juga padaku

Jadikan aku pengganti dr.More,Ahmad khan&Abdullah

Tuhanku kau tak pernah menyia-nyiakan hambamu

Dan jangan pernah kautinggalkan aku walaum sedetik saja

Tuntunlah setiap langkahku

Aku tak takut dengan apapun selama kau bersamaku,mendukungku melapangkan dadaku

Ya Alloh aku ingin menjadi orang yang didekatkan padamu dan kaukasihi

Ya Alloh jadikan waktuku yang ada benar-benar bermanfaat

YA Alloh kini aku jauh dari keluargaku

Lindungi aku

Kuatkanlah aku

YA ALLOH dada ini sesak karena dosaku

Sudilah kau ampuni

Dan melapangkannya

Ya Alloh ketika kupelajari anatomi,fisiologi,biologi

Kedokteran ini

SEBAGAI JALAN UNTUK SEMAKIN MENGENALMU

BERJUANG TUK RAIH RIDHOMU

DAN BILA BOLEH KUPINTA SYAHIDKAN AKU DI JALAN INI

LAYAKNYA IBNU SINA JIHAD ALA MARIE CURY

BERI WAKTU AKU DAN BIMBINGLAH AKU

AKU MOHON ALLOH

KUPINTAKAN INI PULA BAGI ANAK KETURUNANKU SERTA KELUARGAKU

SEPERTI PINTA KEKASIHMU IBRAHIM

KETIKA BERMUNAJAT PADAMU

Dewasakan aku dalam tarbiyahmu

Jaadikan masa ini sebagai kpompong layaknya kupu-kupu

Layaknya gatotkaca dalam kawah candradimuka

Dan bila saatnya kukembali dengan menawan indah

Let’s me to come back

Alloh.long time I leave u

Never remind u

Religion just ritual